萧孛庵
2019-05-22 06:23:15
2016年9月30日下午12:50发布
2016年9月30日下午12:50更新

Anies Baswedan(kiri)dan Sandiaga Uno(kanan)saat pendaftaran di KPUD DKI Jakarta,Jumat(23/9)。 Foto oleh Yudhi Mahatma / ANTARA

Anies Baswedan(kiri)dan Sandiaga Uno(kanan)saat pendaftaran di KPUD DKI Jakarta,Jumat(23/9)。 Foto oleh Yudhi Mahatma / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Calon Gubernur DKI雅加达Anies Baswedan menilai sangat penting bagi pemerintah untuk mengutamakan对话dalam proses penggusuran rumah warga。

“Satu hal pasti bila dibicarakan baik-baik bisa ada solusinya,”kata Anies saat berkunjung ke kawasan Jatinegara,Jakarta Timur,Jumat 2016年9月30日。

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur rumah warga yang berdiri di wilayah Bukit Duri,Tebet,Jakarta Selatan,pada Rabu 9月28日。 Sebelumnya mereka juga menggusur kawasan Kalijodo。

Aksi gusur-menggusur ini mendapat tentantang dari warga setempat。 Namun mereka tak kuasa saat alat-alat berat menghancurkan rumah mereka satu demi satu。

Menurut Anies,dalam soal penggusuran,pemerintah juga harus memperhatikan unsur historis wilayah tersebut。 “Di tempat mereka tinggal ada sejarah。Ada memori yang harus diperhatikan,”katanya。

Anies akan berpasangan dengan Sandiaga Uno dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta yang akan digelar pada 2017.Lawan mereka adalah pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Agus Harimurti-Sylviana Murni。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com