荀硎街
2019-05-22 14:08:12
发布时间2016年9月30日上午9:16
已更新2016年9月30日上午9:16

Tingginya biaya persalinan membuat pasangan Januar dan Andi Indra Ayu berencana menjual bayi mereka。 Foto diambil dari facebook。

Tingginya biaya persalinan membuat pasangan Januar dan Andi Indra Ayu berencana menjual bayi mereka。 Foto diambil dari facebook。

雅加达,印度尼西亚 - Pasangan suami istri Januar dan Andi Indra Ayu terpaksa menjual bayi mereka demi untuk menutupi biaya persalinan di Rumah Sakit Universitas Hasanudin,Makassar。

Pada Kamis malam,2016年9月29日,Januar dan Andi Indra Ayu mengunggah照片anaknya yang bernama Faradiba Auliyah Khuairah di media sosial。 Faradiba lahir prematur pada 2016年9月17日melalui operasi ceasar。

Mereka menyebutkan biaya persalinan Fardiba mencapai Rp 39 juta。 Karena tak sanggup membayar,pasangan suami istri ini kemudian berencana menjual putrinya seharga tagihan rumah sakit。

Sebab pihak rumah sakit mengultimatum agar mereka melunasi tagihan paling lambat pukul 00.00 WITA Jumat dini hari,2016年9月30日.Karena panik,pasangan ini kemudian berniat menjual bayi mereka。

Kabar memilukan ini sampai ke Anggota DPRD Makassar Basdir。 Ia langsung menuju ke Rumah Sakit Universitas Hasan Sadikin dan sempat berdialog dengan orang tua bayi。

“Saya sempat menghubungi beberapa kolega termasuk pak Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal untuk membantu,alhamdulillah bantuan satu per satu datang,”kata Basdir。

Selain itu,dirinya juga menghubungi pihak BPJS Kesehatan untuk mengkonformasi agar pasangan suami istri tersebut diberikan kelonggaran,karena mereka peserta BPJS Kesehatan dengan jalur mandiri。

Pihak rumah sakit belum belum memberikan keterangan tentang kasus ini。 --dengan laporan ANTARA / Rappler.com