习噫幡
2019-05-22 10:32:13
发布时间2016年9月29日下午5:52
2016年9月29日下午5:57更新

Dimas Kanjeng Kembali Diperiksa di Polda Jatim,Rabu 2016年9月28日。Foto oleh Martudji / Rappler

Dimas Kanjeng Kembali Diperiksa di Polda Jatim,Rabu 2016年9月28日。Foto oleh Martudji / Rappler

SURABAYA,印度尼西亚 - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Argo Yuwono mengatakan berkas dua kasus pembunuhan yang diduga melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sudah lengkap。

“Sudah dinyatakan P21 oleh kejaksaan,”kata Kombes Argo Yuwono saat dikorfimasi,Kamis 29 Oktober 2016. P21 adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan hasil penyidikan telah lengkap dan siap dibawa ke pengadilan。

Dua korban yang diduga dibunuh oleh Dimas Kanjeng adalah Ismail dan Abdul Ghani。 Ismail ditemukan tewas di Probolinggo pada Februari 2015. Sementara Abdul Ghani tewas di Waduk Wonogori,Jawa Tengah,pada 2016年4月。

Keduanya adalah pengikut di Padepokan Dimas Kanjeng yang diasuh oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi。 Dimas Kanjeng diduga membunuh keduanya karena takut kebohongannya dalam terungkap。

Saat ini polisi telah menyerahkan enam tersangka beserta barang bukti dalam kasus pembunuhan Ismail ke Kejaksaan Probolinggo。 Sementara penyerahan tersangka dan barang bukti untuk kasus Abdul Ghani akan dilakukan besok。 --Rappler.com