计溯髓
2019-05-22 07:45:11
发布时间2016年9月29日下午3:53
2016年9月29日下午3:53更新

Presiden Jokowi saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Cimanuk yang rusak diterjang banjir bandang di Garut,Jawa Barat,Kamis(29/9)Foto oleh BPMI / Seskab

Presiden Jokowi saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Cimanuk yang rusak diterjang banjir bandang di Garut,Jawa Barat,Kamis(29/9)Foto oleh BPMI / Seskab

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko Widodo(Jokowi)meminta Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menindak tegas para perusak lingkungan。 Akibat ulah mereka banjir bandang terjadi di Garut。

“Penegakan hukum,ini yang paling penting.Karena tanpa itu hutan,vegetasi,dan pohon ini akan terus digundul,”Presiden Jokowi seperti dikutip dari laman resmi ,saat mengunjungi korban banjir bandang di Garut,Kamis 2016年9月29日。

Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB)melaporkan banjir bandang yang menghantam sejumlah wilayah di Kabupaten Garut terjadi antara lain karena adanya kerusakan lingkungan di daerah aliran Sungai Cimanuk。

Menanggapi laporan tersebut,Presiden Jokowi langsung memerintahkan tim dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup(KLH)turun ke lapangan。 Tim juga diperintahkan melakukan konservasi dan melakukan penataan ruang。

Banjir bandang menerjang tujuh kecamatan di Kabupaten Garut pada Selasa,2016年9月20日.Sampai Rabu,9月28日,sebanyak 34 orang dinyatakan tewas dalam bencana ini。

Sebanyak 19 orang yang dinyatakan hilang masih dalam pencarian。 Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 605 rumah rusak berat,200 rumah rusak sedang,961 rumah rusak ringan,255 rumah terendam dan 283 rumah hanyut。

Bupati Garut Rudy Gunawan langsung menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan sesaat setelah banjir bandang datang。 Menilik masifnya kerusakan yang terjadi,status tanggap darurat bencana kemudian diperpanjang selama tiga hari。 --Rappler.com