荀硎街
2019-05-22 01:13:14
发布于2016年9月29日下午3:32
2016年9月29日下午3:58更新

Presiden Jokowi saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Cimanuk yang rusak diterjang banjir bandang di Garut,Jawa Barat,Kamis(29/9)Foto oleh BPMI / Seskab

Presiden Jokowi saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Cimanuk yang rusak diterjang banjir bandang di Garut,Jawa Barat,Kamis(29/9)Foto oleh BPMI / Seskab

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo mengatakan pemerintah akan membangun dua unit rumah susun untuk warga korban bencana banjir bandang di Garut,Jawa Barat。

“Tadi saya bertanya ke Bupati Garut apakah masyarakat menyetujui untuk tinggal di rusun。 Jawabannya setuju,“kata Jokowi seperti dikutip dari laman resmi ,saat mengunjungi korban banjir bandang di Garut,Kamis 2016年9月29日。

Pembangunan rumah susun juga akan dilakukan di Sumedang untuk korban tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut。 “Yang di Sumedang juga sama,tapi rusun atau tidak rusun,nanti akan dicek di lapangan,”kata Jokowi。

Sementara untuk Rumah Sakit Umum Dokter Slamet yang hancur akibat diterjang banjir,Presiden Jokowi mengatakan pemerintah akan merelokasi rumah sakit tersebut。

Saat ini pemerintah masih mencari lahan pengganti di lokasi yang lebih aman untuk pembangunan rumah sakit tersebut。 “Karena ini adalah daerah yang saya kira rawan bencana,”kata Jokowi。

Presiden juga berjanji akan memperbaiki gedung-gedung sekolah yang hancur akibat banjir。 “Untuk sekolah-sekolah kerusakan-kerusakannya juga akan segera dikerjakan。”

Selain itu主持juga memastikan pencarian terhadap 19 korban yang masih hilang akan terus dilakukan。 “Kementerian Sosial juga sudah bergerak untuk memberikan santunan bagi keluarga korban,”kata Presiden。 --Rappler.com