詹嘶
2019-05-22 01:24:03
2016年9月29日上午10:25发布
2016年9月29日上午10:25更新

Petugas gabungan mencari korban bencana banjir bandang di Lapangparis,Tarogong Kidul,Kabupaten Garut,Jabar,Sabtu(24/9)。 Foto oleh Wahyu Putro / ANTARA

Petugas gabungan mencari korban bencana banjir bandang di Lapangparis,Tarogong Kidul,Kabupaten Garut,Jabar,Sabtu(24/9)。 Foto oleh Wahyu Putro / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko Widodo(Jokowi)meninjau langsung penanganan dampak banjir bandang di Garut,Jawa Barat。 Presiden berangkat dari Jakarta menggunakan Helikopter Super Puma TNI Angkatan Udara pada Kamis pagi,2016年9月29日。

Di Garut,Presiden akan langsung menuju Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kodim 0611 / Garut sebelum memantau Pos Penanggulangan Bencana Banjir Kostrad。 Ia juga akan mengunjungi RSUD Dokter Slamet dan menemui para pengungsi。

Banjir bandang menerjang tujuh kecamatan di Kabupaten Garut pada Selasa,2016年9月20日.Sampai Rabu,9月28日,sebanyak 34 orang dinyatakan tewas dalam bencana ini。

Sebanyak 19 orang yang dinyatakan hilang masih dalam pencarian。 Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 605 rumah rusak berat,200 rumah rusak sedang,961 rumah rusak ringan,255 rumah terendam dan 283 rumah hanyut。

Bupati Garut Rudy Gunawan langsung menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan sesaat setelah banjir bandang datang。 Menilik masifnya kerusakan yang terjadi,status tanggap darurat bencana kemudian diperpanjang selama tiga hari。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com