南门铼皴
2019-05-22 13:51:15
发布于2016年9月28日上午8:50
2016年9月28日下午11:47更新

MULAI DIRUNTUHKAN。 Satpol PP terlihat mulai meratakan bangunan yang tersisa di Bukit Duri pada Rabu,9月28日。 Foto dari论坛Komunikasi Kota

MULAI DIRUNTUHKAN。 Satpol PP terlihat mulai meratakan bangunan yang tersisa di Bukit Duri pada Rabu,9月28日。 Foto dari论坛Komunikasi Kota

雅加达,印度尼西亚 - Upaya pemerintah provinsi DKI Jakarta menggusur sejumlah rumah yang masih berdiri di wilayah Bukit Duri,Tebet,Jakarta Selatan pada Rabu pagi,2016年9月28日,mendapatkan perlawanan dari warga。

Laki-laki,perempuan,dan anak-anak ikut melakukan protes terhadap penggusuran tersebut dengan mengikatkan pita merah-putih pada lengan kiri。 Mereka juga membawa spanduk yang antara lain bertuliskan“Bukit Duri Tumbal Pembangunan Jakarta”。

Romo Sandyawan yang memimpin aksi damai tersebut menyampaikan orasi serta menyanyikan lagu untuk meluapkan perasaan warga sekaligus menumpahkan aspirasi warga Bukit Duri。

Pendiri博物馆Rekor Dunia-Indonesia(MURI),Jaya Suprana,juga mendukung aksi keprihatinan ini。 Ia datang dengan menggunakan kursi roda。 “Saya akan menemani warga dan Romo Sandyawan di hari penggusuran ini,”kata Jaya Suprana。 --dengan laporan ANTARA / Rappler.com