荀硎街
2019-05-22 03:17:15
发布时间2016年9月27日上午9:34
更新时间:2016年10月28日上午10:57

Gubernur DKI Jakarta Basuki'Ahok'Tjahaja Purnama saat beri arahan pada pembukaan acara seleksi Tilawatil Quran(STQ)tingkat Provinsi pada bulan Ramadan 2015. Foto dari Instagram / @ basukibtp

Gubernur DKI Jakarta Basuki'Ahok'Tjahaja Purnama saat beri arahan pada pembukaan acara seleksi Tilawatil Quran(STQ)tingkat Provinsi pada bulan Ramadan 2015. Foto dari Instagram / @ basukibtp

印度尼西亚雅加达 - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD)DKI Sumarno memastikan pasangan Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat sudah menyerahkan surat penyataan bersedia mengambil cuti selama masa kampanye。

“Pak Ahok sudah menyerahkan surat pernyataan bersedia cuti selama masa kampanye,jadi saya kira surat itu menunjukkan bahwa Pak Ahok dan Pak Djarot itu memang bersedia cuti,”kata Sumarno di kantor KPUD DKI,Senin malam,2016年9月26日。

Calon petahana,menurut Sumarno,memang wajib menyerahkan surat pernyataan bersedia cuti saat kampanye setelah ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh lembaga penyelenggara pemilu。

Ketentuan ini terdapat dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum(PKPU)Nomor 9 Tahun 2016,yang berisi jika petahana tidak menyerahkan surat cuti setelah ditetapkan sebagai calon kepala daerah,maka pencalonannya bisa dianggap tidak sah。

“Untuk petahana harus ada pernyataan tertulis bahwa dia bersedia cuti saat masa kampanye,”kata Sumarno。

Ahok semula menolak cuti karena masa cuti terlalu panjang,yani 26 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017.Padahal itu adalah masa kritis buat penyusunan APBD 2017 dan optimalisasi penyerapan APBD 2016。

Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat ditetapkan sebagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta oleh KPUD DKI pada 9月21日。 Pasangan ini didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP),Partai Hanura,Partai Golkar,dan Partai Nasdem。 --Rappler.com