南门铼皴
2019-05-22 10:45:03
发布于2016年9月26日上午8:52
更新时间:2016年9月26日上午8:52

Prajurit TNI membersihkan sisa lumpur akibat banjir bandang aliran Sungai Cimanuk di RSUD Dr Slamet,Kabupaten Garut,Jabar,Sabtu(24/9)。 Foto oleh Wahyu Putro / ANTARA

Prajurit TNI membersihkan sisa lumpur akibat banjir bandang aliran Sungai Cimanuk di RSUD Dr Slamet,Kabupaten Garut,Jabar,Sabtu(24/9)。 Foto oleh Wahyu Putro / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Bupati Garut,Rudy Gunawan,meminta warga yang ingin memberikan bantuan kepada para pengungsi korban banjir langsung mengirimkan bantuannya ke posko utama bencana di Markas Kodim Garut。

“Kalau di sini(markas Kodim),terorganisir,”kata Rudy pada Senin,2016年9月26日.Nantinya semua bantuan yang masuk ke Markas Kodim akan langsung didistribusikan kepada para pengungsi sehingga tidak terjadi penumpukkan bantuan di satu daerah。

Saat ini,Rudy melanjutkan,sudah terjadi penumpukkan bantuan di beberapa daerah。 Ia mencontohkan penumpukkan bantuan yang terjadi di Kampung Cimacan。 “Semua rata-rata(bantuan)ke sana,kalau menumpuk di sana nanti kesannya,kok bantuan ke sana semua,”kata Rudy。

Selain meminta agar bantuan dikirim langsung ke posko utama,Rudy juga menghimbau agar bantuan yang dikirim bukan lagi berupa pakaian。 Karena jumlah bantuan berupa pakaian sudah lebih dari cukup。 Ia menyarankan sebaiknya bantuan yang dikirim berupa masker,sarung tangan,sepatu boot,skop cangkul,dan alat mengangkut sampah atau gerobak dorong。

Sampai hari kelima setelah banjir bandang,bantuan memang masih terus mengalir,bai dari perorangan maupun dari kelompok masyarakat。 Salah satunya bantuan yang disalurkan Persatuan Istri Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan untuk korban banjir bandang di Garut。

Mereka menyerahkan bantuan berupa obat-obatan,kebutuhan wanita,handuk,selimut dan juga celana laki-laki。 “Mudah-mudahan bermanfaat bagi para korban,”kata Perwakilan Persatuan Istri Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan,Rosilina Rosilina博士。 --dengan laporan ANTARA / Rappler.com