麦泸麸
2019-05-22 13:52:02
2016年9月24日下午1:09发布
2016年9月24日下午1:09更新

JAYAPURA,印度尼西亚 - Aksi penembakan kembali terjadi di Papua。 Pelaku misterius melepaskan tembakan pada Sabtu,9月24日sekitar pukul 11​​:00 WIT tepatnya di Kampung Kalisemen Puncak Senyum,Distrik Irimuli。

Akibat penembakan sebanyak 2 personil TNI dan 1 warga sipil terluka。 Dari数据yang dihimpun,penembakan berawal saat mobil truk milik Kodim 1714 Puncak Jaya dengan nomor 5777-VII berangkat dari markas Kodim Mulia menuju Punyak Senyum sekitar pukul 07:30 WIT。 Mereka bermaksud untuk mengambil kayu bakar。

Di dalam truk berisi 9 anggota TNI yang dipimpin oleh Serka Abu Khosin dan 2 warga sipil。 Mereka berangkat dan tiba di tujuan tanpa gangguan。 Namun,sekitar pukul 11​​:00 WIT saat hendak ke area Mulia dan melintas di Kalisemen,truk tiba-tiba diberondong tembakan dari atas gunung。

Personil TNI dan warga sipil yang berada di dalam truk terkejut dan mencoba menghindar agar tidak terkena timah panas dengan mempercepat laju truk。 Tetapi,upaya itu tidak sepenuhnya berhasil。

Dua personil TNI dan 1 warga sipil terkena timah panas。 Dua anggota TNI yang tertembak adalah Serda Suparman yang mengalami luka tembak di bagian betis kaki sebelah kiri dan Serda Susanto yang mengalami luka rekoset pada lengan bagian kiri。

Sementara,warga sipil yang terluka diketahui bernama Winingga Tabuni。 Dia tertembak di bagian dada sebelah kanan dan tembus ke belakang。 Korban dilarikan ke Rumah Sakit Mulia。

Juru bicara Polda Papua,Kombes Patrige Renwarin yang dikonfirmasi membenarkan adanya aksi penembakan。

“Kami masih menunggu数据lengkap,”ujar Patrige yang dihubungi Rappler。

Sementara,pihak Kodam Cendrawasih belum memberikan keterangan resmi。 Kondisi mobil dumtruck milik Kodim 1714 Puncak Jaya kini dalam keadaan rusak dan ditemukan bekas tembakan sebanyak 5 kali。 Otoritas berwenang mengaku masih terus menyelidiki pelaku,kendati muncul dugaan tembakan berasal dari kelompok OPM Yambi pimpinan Lekaka Telenggen。 - Rappler.com