惠丹
2019-05-22 09:41:15
发布时间2016年9月24日上午8:53
2016年10月28日上午11:00更新

PILKADA 2017. Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno(tengah)didampingi anggota KPUD M Sidik(kiri)dan Betty Epsilon Idroos(kanan)memberikan keterangan pers tentang pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian,Peluncuran dan Pendaftaran Pasangan Cagub dan Cawagub Dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di kantor KPUD DKI雅加达,雅加达,Jumat,9月16日。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

PILKADA 2017. Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno(tengah)didampingi anggota KPUD M Sidik(kiri)dan Betty Epsilon Idroos(kanan)memberikan keterangan pers tentang pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian,Peluncuran dan Pendaftaran Pasangan Cagub dan Cawagub Dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di kantor KPUD DKI雅加达,雅加达,Jumat,9月16日。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Proses pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur untuk mengikuti Pilkada DKI tahun 2017 telah berakhir。 Tiga pasang calon secara resmi mendaftar ke kantor KPU DKI mulai dari tanggal 9月21日至23日。

Mereka terdiri dari pasangan Basuki Tjahaja“Ahok”Purnama dan Djarot Saiful Hidayat,Agus Harimurti dan Sylviana Murni serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno。 Pasangan Ahok dan Djarot yang diusung 4 partai politik mendaftar ke KPU DKI pada Rabu siang,9月21日。

Sehari sebelumnya,Partai Demokrasi印度尼西亚Perjuangan secara resmi memberikan restunya untuk mendukung calon pasangan petahana tersebut。

Politisi PDIP,Charles Honoris menyebut elektabilitas pasangan tersebut yang tinggi menjadi salah satu alasan Ketua Umum PDIP,Megawati mendukung Ahok-Djarot。

“Lembaga survei juga menyebutkan 80 persen konstituen PDIP mendukung pasangan Ahok-Djarot。 Saya kira itu juga menjadi pertimbangan,“ujar Charles seperti disampaikan kepada 。

Hal lainnya,menurut dia,karena Ahok dan Djarot merupakan produk PDIP。 Ahok sudah diusung oleh partai berlambang moncong putih itu bersama Joko Widodo dalam Pilkada 2012.Untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar,Megawati ikut mendampingi calon pasangan petahana itu mendaftar ke kantor KPU DKI pada Rabu kemarin。

Pasangan kedua yang tiba di kantor KPU DKI adalah Agus Harimurti dan Sylviana Murni。 Mereka tiba sekitar pukul 19:10 WIB pada Jumat,9月23日。 Pagi harinya,mereka mengurus pengunduran diri ke atasan masing-masing。

Agus yang merupakan perwira aktif TNI menyerahkan surat pengunduran diri kepada atasannya di Mabes TNI Angkatan Darat。 Sedangkan,Sylvi mengajukan pengunduran diri kepada atasannya Gubernur DKI,Ahok。 Hal itu lantaran sebelumnya Sylvi menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang kebudayaan dan pariwisata。

Nama pasangan ini diumumkan di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat,Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat dini hari setelah melalui rapat konsolidasi marathon。 Publik sempat terkejut ketika mengetahui nama putra sulung SBY yang diajukan sebagai calon gubernur。

Namun,keputusan itu tetap didukung oleh empat partai pengusung yang menamakan diri koalisi kekeluargaan。

Kepada媒体,Agus mengaku keputusan yang diambilnya tidak mudah。

“Hari ini hari yang panjang dan tidak mudah tapi bersejarah dalam perjalanan hidup saya。 Tepat pukul 01:00 saya harus menentukan pilihan dan mengambil keputusan apakah saya tetap menjalani karir di militer atau menjalani pengabdian di lingkungan yang berbeda,“tutur Agus di Wisma Proklamasi yang menjadi posko pemenangan pada Jumat malam,9月23日。

Agus mengaku waktu yang dia miliki untuk menjawab apakah bersedia menerima tawaran menjadi cagub sangat mepet。 Sebab,dia baru saja kembali dari Darwin,Australia untuk membawa pasukan dalam latihan bersama antara TNI AD dan Angkatan Darat Negeri Kanguru。

Pasangan terakhir yang tiba di kantor KPU DKI yakni Anies Baswedan dan Sandiaga Uno。 Keduanya tiba sekitar pukul 21:30 WIB。 Sebelum menjejakkan kaki di kantor KPU DKI,Ketua Umum Gerindra,Prabowo Subianto,mengumumkan secara resmi pasangan calon itu kepada publik。

“Setelah proses rembuk yang cukup panjang,kami menetapkan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI,”ujar Prabowo yang didampingi petinggi Partai Keadilan Sejahtera(PKS)ketika mendeklarasikan keduanya di kediaman pribadi di Jalan Kertanegara。

Sementara,dalam pemberian keterangan pers,Anies dan Sandiaga berjanji akan berkomitmen untuk membawa Jakarta ke arah yang lebih baik。 Anies yang sebelumnya sempat menjadi Menteri Pendidikan ke depan dia ingin menjadi warga DKI juga lebih bahagia。

“Kami berdua memastikan bahwa Pilkada DKI adalah pilkada menyenangkan,bukan sesuatu yang menegangkan atau bertempur。 Tetapi,suasana yang menghadirkan kebahagiaan,“ujar Anies usai resmi mendaftar ke kantor KPU DKI。

Di tempat yang sama,Sandiaga mengatakan ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Pilkada DKI merupakan cerminan demokrasi yang sejuk dan tidak memecah belah。

“Kami ingin menjadikan Indonesia bangga,dapat menjadi show case dan ditonton oleh bangsa-bangsa lain。 Bahwa proses Pilkada ini merupakan festival gagasan,solusi dan membawa ide-ide menarik agar bisa menjadikan Jakarta lebih baik dan sejahtera,“tutur Sandiaga。

Hanya berkas Ahok yang belum lengkap

Ketua KPU DKI,Sumarno,mengatakan dari berkas ketiga pasang calon,hanya berkas milik pasangan Ahok-Djarot yang belum lengkap。 Sementara,berkas Agus-Sylvi dan Anies-Sandi dinyatakan lengkap。

“Dokumen persyaratan pencalonan(dua pasang calon)sudah diperiksa lengkap dan dinyatakan benar,”ujar Sumarno。

Staf ahli pasangan Ahok-Djarot kemudian melengkapi kekurangan berkas pada Jumat siang。 Sementara,dalam berkas syarat pencalonan yang telah diserahkan pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi terdiri antara lain surat kesepakatan gabungan partai politik,surat pernyataan kesepakatan antara gabungan partai politik dan bakal calon,surat kesepakatan gabungan partai politik meneruskan pencalonan sampai tahapan selesai。

Sementara,khusus untuk pasangan Agus-Sylvi,juga melampirkan surat pernyataan bersedia mengundurkan diri dari jabatan atau tugas di pemerintahan。

Namun,Sumarno mengatakan masih ada pemeriksaan terhadap berkas syarat-syarat calon untuk memastikan kelengkapan dokumen tentang bakal calon。

“Sedangkan,berkas persyaratan calon akan kami verifikasi,kami periksa hingga 2016年9月29日,”kata dia。

Jika dari hasil verifikasi berkas syarat ditemukan ada kekurangan dokumen,maka KPU DKI akan menyampaikan kepada pasangan calon pada 9月30日。 Mereka diberi kesempatan untuk melengkapi dokumen persyaratan pada periode 9月30日hingga 4 Oktober。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com