邵赢
2019-05-22 07:33:12
2016年9月23日上午10:24发布
2016年10月28日上午11:02更新

Para petinggi partai koalisi kekeluargaan mengumukan pasangan Agus Harimurti-Sylviana di Cikeas,Jumat 2016年9月22日。摄影diambil dari situs Partai Demokrat。

Para petinggi partai koalisi kekeluargaan mengumukan pasangan Agus Harimurti-Sylviana di Cikeas,Jumat 2016年9月22日。摄影diambil dari situs Partai Demokrat。


雅加达,印度尼西亚 - Koalisi kekeluargaan akhirnya mengusung pasangan Agus Harmurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk pemilihan kepala daerah DKI雅加达2017。

Keputusan yang diambil pada Jumat dinihari,9月23日,ini sempat tertunda dua kali。 Semula pasangan Agus Harmurti-Sylviana akan diumumkan pada Kamis,9月21日,pukul 12.00 wib。

Namun deklarasi molor hingga hampir利马果酱。 Keterangan baru digelar pada pukul 17.30 wib di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat,Susilo Bambang Yudhoyono,di Cikeas,Jawa Barat。

Konferensi pers itu pun belum menye but nama calon。 Ketua Umum PPP,Romahurmuziy,saat itu mengatakan mereka baru sepakat pada satu nama --tanpa menyebut nama tersebut。

“Yang pasti empat partai(Demokrat,PAN,PKB,PPP)sudah sepakat dengan satu satu calon.Sekarang berikan kami waktu untuk berkomunikasi dengan Gerindra dan PKS(Partai Keadilan Sejahtera),”kata Romahurmuziy。

Ketua Umum PAN,Zulkifli Hasan,mengatakan pengumumkan pasangan calon dari koalisi kekeluargaan akan diumumkan pada pukul 23.00 wib。 Namun mereka baru mengumumkannya setelah lewat dinihari。

Calon kejutan

Munculnya nama Agus Harimurti sebagai bakal calon gubernur DKI yang diusung poros Cikeas ini tak begitu mengejutkan。 Sebab namanya sudah beredar sehari sebelum keputusan diambil。

Selain itu,Agus Harimurti tak lain putra pertama Susilo Bambang Yudhoyono(SBY),Ketua Umum Partai Demokrat yang menjadi motor koalisi kekeluargaan。

Pencalonan Agus menjadi mengejutkan karena

Sesorah tersebut diberikan dalam pengarahan kepada taruna,pengasuh,dan perwira TNI-Polri di Graha Samudra Bumi Moro,Markas Komando Armada Kawasan Timur,Surabaya,Selasa malam,22 Desember 2009。

Saat itu SBY masih menjabat sebagai Presiden RI。 Kepada para perwira,ia mengatakan sangat wajar jika mereka bercita-cita menjadi jenderal,laksamana,ataupun marsekal。

“Yang tidak benar kalau kalian memasuki akademi TNI Polisi lantas cita-citanya ingin menjadi bupati,walikota,gubernur,pengusaha,dan lain-lain.Tidak tepat,”katanya。

Sampai koalisi mengumumkan Agus sebagai calon gubernur yang akan mereka usung,Agus masih berstatus sebagai sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203 / Arya Kemuning,Kodam Jaya。

Namun sebelum mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur ke KPUD Jakarta,Agus dipastikan akan mundur diri dari militer。 Begitupun Sylviana akan meletakkan jabatannya sebagai Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata pada Pemprov DKI雅加达。 --Rappler.com