南门铼皴
2019-05-22 10:03:04
2016年9月13日上午11:41发布
2016年9月13日下午12:14更新

雅加达,印度尼西亚 - Seorang guru honorer meninggal dunia setelah ditembak oleh oknum tak dikenal di Distrik Mulia,Kabupaten Puncak Jaya,Papua,pada Senin malam,9月12日。

Guru tersebut yang bernama Yuni Yesra(27 tahun)diketahui mengajar di SDN Kulirik,Distrik Mulia。

“Benar,ada penembakan guru di Papua,”kata Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Martinus Sitompul,pada Selasa,9月13日。

Menurut Martinus,kejadian terjadi saat Yuni tengah mengemudikan ojek。 Selain menjadi guru honorer,korban juga mencari nafkah dengan menjadi tukang ojek。

“Indikasi menggunakan senjata手枪杨mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat dengan luka tembak di bagian pelipis sebelah kanan,”kata Martinus。

Rekan korban,sesama tukang ojek,Soleh,kemudian melapor ke Markas Kodim setempat usai terjadi penembakan。

Namun ia mengatakan belum diketahui motif pasti di balik penembakan guru asal Toraja tersebut。

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan sepeda motor milik korban nomor polisi DS 5323 RJ,jenis Jupiter MX warna merah hitam,berjarak sekitar sepuluh meter dari jenazah korban,”kata Martinus。

Sementara itu,juru bicara Polda Papua Kombes Patrige Renwarin mengatakan kronologis lengkap masih menunggu laporan dari Polres Puncak Jaya。

Kerahkan dua regu brimob

Demi mencari pelaku penembakan,Polda Papua juga mengerahkan dua regu pasukan brimob。

“Dua regu pasukan brimob siap diberangkatkan ke Mulia untuk membantu mengejar para pelaku,”kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw di Jayapura。

Selain menyiapkan anggota untuk dikirim ke Mulia,anggota gabungan Polri dan TNI juga melakukan sweeping guna mengantisipasi masuknya senjata api。

Jenazah dijadwalkan dievakuasi ke Jayapura dan selanjutnya ke Toraja lewat Makassar。 -Dengan laporan Antara / Rappler.com