仉虚怡
2019-05-22 13:45:07
发布于2016年9月13日上午8:35
更新时间2016年9月13日上午8:35

Sejumlah kendaraan melintas di antara crane yang berada di demaga New Priok Container Terminal One(NPCT1),Tanjung Priok,Jakada,pada 27 Agustus 2016. Foto oleh Yudhi Mahatma / Antara

Sejumlah kendaraan melintas di antara crane yang berada di demaga New Priok Container Terminal One(NPCT1),Tanjung Priok,Jakada,pada 27 Agustus 2016. Foto oleh Yudhi Mahatma / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo melakukan peresmian pengoperasian Terminal Kontainer Baru Priok(NPCT)di Jakarta Utara,pada Selasa,9月13日。

Sebelumnya,pada Mei 2016 telah dilakukan uji coba operasi( 试运行 )untuk pelayaran internasional di NPCT1 yang mendatangkan kapal Sinar Sumba Voy 400(Samudera Indonesia Shipping Line Ltd)dengan GRT 18.000吨。

Uji coba operasi dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional terminal peti kemas,baik dari sisi infrastruktur,suprastruktur,maupun sistem informasi di sisi dermaga,lapangan,dan gate

Uji coba sekaligus dilakukan untuk sinkronisasi proses pelayanan antara terminal dengan instansi-instansi pemerintah lain seperti Bea Cukai dan Karantina,maupun dengan para pelaku usaha logistik dan pemilik barang。

NPCT1 memiliki luas lahan kurang lebih 32 hektare dan kapasitas sebesar 1,5 juta TEUs per tahun。 Dengan总panjang dermaga 450米saat ini(850米pada akhir 2016)dan kedalaman 14米低水泉(LWS)dan akan dikeruk secara bertahap hingga 20米。

终端baru itu diproyeksikan dapat melayani kapal peti kemas dengan kapasitas 13.000-15.000 TEU dengan bobot di atas 150.000 DWT。

NPCT1 merupakan终端petikemas pertama dalam pembangunan fase 1终端新Priok yang terdiri atas 3终端peti kemas dan 1终端产品。 Pembangunan fase 2 Terminal New Priok akan dilaksanakan setelah pengoperasian fase 1 New Priok。

Ketika proyek新Priok telah selesai akan ada共7个终端peti kemas dan dua终端产品dengan区域pendukungnya yang memiliki总面积411 hektare。 -Antara / Rappler.com